Juara Membuat Asap Cair

Juara Membuat Asap Cair - Namanya pendek saja, Elita. Gadis mungil kelahiran Sungai Kunyit – Kabupaten Pontianak, 20 Desember 1986 ini, ternyata mempunyai aktivitas seabreg layaknya seorang pebisnis. Di sela-sela kegiatan utamanya berkuliah di Fakultas MIPA Jurusan Kimia Universitas Tanjungpura Pontianak, ia juga mengajar private matematika, mempunyai pekerjaan sebagai produsen asap cair dan pendistribusian karet. Luar biasa!



Sejak 2006 Elita rajin mengikuti lomba kreatifitas dan inovasi bisnis yang diselenggarakan oleh kampus maupun HIPMI Kalimantan Barat dan dia langganan menggondol juara. Pada Lomba Inovasi Bisnis Pemuda 2011 yang dieselenggarakan Asdep Peningkatan Kreatifitas Pemuda Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, anak kedua dari tiga bersaudara ini meraih juara 1 dan penerima anugerah Youth National Science and Technology Award. Baru-baru ini sebagai pemenang lomba Wirausaha Muda Mandiri (WMM) 2011 di Banjarmasin dan mewakili Kalimantan sebagai finalis WMM Nasional di Jakarta, namun tidak berhasil menggondol juara.

"Saya melihat dunia wirausaha sebagai pilihan utama dalam mewujudkan kemandirian bagi diri sendiri maupun orang lain. Kemandirian yang saya maksud tidak hanya kemandirian financial, tetapi juga kemandirian dalam kreatifitas dan inovasi, yang akan berdampak pada terciptanya lapangan kerja. Sejak dini saya tertarik ke dunia wirausaha, saya bercita-cita menjadi seorang pengusaha sukses," tutur Elita.

Minatnya terhadap dunia wirausaha dicurahkan dengan mengikuti lomba-lomba kreatifitas dan inovasi bisnis, karena dengan itu dia tertantang untuk melakukan inovasi bisnis terkait dengan strategi, proses, produksi, sarana dan prasarana atau peralatan, bahan baku, tenaga kerja, kemasan, dan jaringan pemasaran.

Pada Lomba Inovasi Bisnis Pemuda 2010 Elita mengangkat “Pembuatan Asap Cair Tempurung Kelapa”. Bahan baku yang digunakan yaitu tempurung kelapa yang tidak dipakai oleh masyarakat, sehingga dapat dimanfaatkan dan bernilai tambah yaitu untuk menghasilkan asap cair. Asap ciar adalah asap hasil pembakaran tempurung kelapa secara pirolisis yang dikondensasikan menjadi cairan.

Pirolisis tempurung kelapa menghasilkan asap cair dengan kandungan senyawa fenol sebagai antioksidan, karbonil berperan pada pewarnaan dan cita rasa pada produk asapan dan senyawa asam sebagai anti bakteri, dan masih banyak senyawa-senyawa yang terkandung dalam asap cair.

Asap cair memiliki banyak manfaat dan telah digunakan pada berbagai industri :


  • Industri Pangan, asap cair ini mempunyai kegunaan yang sangat besar sebagai pemberi rasa dan aroma yang spesifik juga sebagai pengawet karena sifat antimikroba dan antioksidannya. Asap cair dapat dipergunakan menggantikan pada proses pengasapan ikan secara tradisional sebelumnya yang langsung diberi asap, sehingga dapat mengganggu lingkungan. Asap cair dapat digunakan pula pada food processing seperti tahu, mie basah dan bakso.
  • Industri perkebunan, asap cair dapat digunakan sebagai koagulan lateks dengan sifat fungsional asap cair seperti anti jamur, anti bakteri dan anti oksidan dapat memperbaiki kualitas produk karet yang dihasilkan.
  • Industri kayu, kayu yang diolesi dengan asap cair mempunyai ketahanan terhadap serangan rayap daripada kayu yang tanpa diolesi asap cair.
  • Pertanian, asap cair digunakan sebagai pestisida organik.
  • Peternakan, asap cair digunakan untuk meredam bau kotoran ternak dan menekan kadar amoniak sehingga dapat menekan angka kematian ternak (ayam).

Asap cair yang diproduksi Elita diberi merek Bioliq (Bio liquid), banyak digunakan oleh petani karet untuk penggumpalan lateks karet. Selain dari pengembangan produk, inovasi yang dilakukan yaitu pada alat pirolisisnya. Dimana alat pembuatan asap cair ini lebih efisien, lebih murah, lebih berkualitas dan kuantitasnya juga lebih banyak.

Apa langkah berikutnya yang akan dikerjakan? Akan dilakukan kerjasama kepada pihak pemerintah khususnya yang berkaitan dengan peningkatan kualitas karet maupun pertanian, untuk mendukung program-program pemerintah salah satunya di Kabupaten Kapuas Hulu yang salah satu program unggulannya yaitu peningkatan kualitas karet dan kabupaten Kuburaya yaitu pertanian organik. Selanjutnya akan dilakukan pengembangan produk seperti handsanitaizer yang telah masuk tahap riset dan akan diadakan pelatihan-pelatihan pembuatan asap cair yang akan segera dilaksanakan di Kabupaten Sambas.

Terkait dengan minatnya dalam inovasi bisnis dan kreatifitas, Elita ingin terus mengembangkan hasil inovasinya sehingga mampu menciptakan proses dan produk pertanian yang lebih produktif dan ramah lingkungan. "Selain itu dapat bermanfaat bagi masyarakat banyak, itu yang terpenting,"€ ujar Elita. Untuk kontak bisnis dengan Elita dapat menghubungi alamat emailnya : eltazag@yahoo.co.id (asap cair)
Previous
Next Post »